Wednesday, March 12, 2014

4 Kesalahan Besar Pengelolaan Uang yang Anda Lakukan


Tak semua orang bisa mengelola uang dengan baik. Banyak di antara kita yang tak punya tabungan, tak punya dana darurat, dan tenggelam dalam tumpukan utang. Kami bertanya pada pengusaha dan blogger finansial Fitz Villafuerte: apa kesalahan utama kita, dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya?


1. Kita memprioritaskan pengeluaran daripada simpanan sehingga tidak menyisakan apapun.

"Setiap mereka mendapatkan gaji mereka, mereka biasanya membelanjakan terlebih dahulu, dan kalau ada sisanya, itulah yang akan mereka tabung," kata Fitz Villafuerte. "Pada umumnya, tidak ada yang tersisa pada akhir bulan."

Solusi: Balik prosesnya. Pertama pisahkan sebagian dari gaji Anda untuk menabung, kemudian silakan habiskan sisanya. Villafuerte juga merekomendasikan untuk minta HRD perusahaan Anda untuk membantu: "Kamu bisa mendebet tabungan Anda secara otomatis. Minta HRD Anda untuk mengirimkan sebagian dari gaji Anda ke rekening lain di bank penggajian (payroll) kantor Anda." Metode proaktif ini membuat menabung tidak begitu menyusahkan. "Dengan begitu Anda tidak merasa kalau Anda menabung," kata Villafuerte. "Kamu tidak merasa bersalah jika menghabiskan apa yang tersisa. Menabung terasa lebih ringan dan menguntungkan."

2. Kita berinvestasi sebelum membuat dana darurat.

Villafuerte mengamati kalau kesalahan kedua yang sering dilakukan orang ketika mereka mendapatkan uang ekstra adalah berinvestasi sebelum mereka menyisihkan sebagian untuk dana darurat. "Mereka tidak menggunakannya terlebih dahulu untuk menyiapkan dana darurat," katanya. Dana darurat adalah fondasi dasar dari portfolio setiap orang, yang jumlahnya adalah: uang senilai enam kali biaya pengeluaran bulanan rumah tangga Anda, disimpan untuk kebutuhan darurat.

Solusi: Villafuerte merekomendasikan memiliki dana tersebut sebelum Anda menginvestasikan uang Anda. Bukannya dia tidak menganggap penting untuk membuat uang Anda bertambah, namun seperti masalah sebelumnya, masalah yang akan dihadapi ini adalah sesuatu yang merupakan prioritas. "Biaya rumah sakit, perbaikan mobil atau rumah yang mendadak tidak bisa Anda kesampingkan." Tanpa adanya dana darurat, kamu akan mencari utang atau mencairkan investasi Anda dengan segera.

3. Kita menghindari bursa saham.

Villafuerte menganggap bursa saham disalahartikan banyak orang. "Ketika Anda berbicara mengenai bursa saham, orang berpikir mengenai perdagangan saham, dan mereka jadi ketakutan, karena mereka pikir itu seperti berjudi," jelasnya. "Itu alasan mengapa hal itu kurang diberdayakan sebagai kendaraan investasi."

Selalu ingat: Perdagangan saham hanya merupakan sebagian kecil dari bursa saham. "Terdapat juga investasi bursa saham, yang lebih berupa jangka panjang," papar Villafuerte. "Jika warga lebih terdidik mengenai investasi [mengenai membeli saham atau menahannya untuk lima sampai tujuh tahun] Anda akan melihat kalau Anda mendapatkan lebih banyak dibandingkan jika Anda hanya menaruh uang Anda di deposito berjangka."

Namun Vilafuerte tidak mau memberikan nasihat mengenai bursa saham. Ia lebih memilih untuk mereferensikan brokernya: "Mereka menawarkan seminar gratis mengenai investasi bursa saham." Terdapat banyak masukan berkualitas di luar sana — namun Anda harus teliti mengenai hal itu.

4. Kita mendapatkan saran finansial dari orang yang salah.

Villafuerte telah melihat ini terlalu sering — pengusaha baru yang bertanya kepada temannya untuk nasihat bisnis gratis dan kena batunya. "Kita suka mengambil jalan pintas," tambahnya. "Mereka tidak melihat segala hal dari segi bisnis; mereka tidak bertanya kepada seorang pengusaha, 'bagaimana Anda menjalankan bisnis Anda?' jadi hal itu meningkatkan resiko kegagalan mereka."

Selalu ingat: Ada alasannya mengapa informasi tertentu gratis dan mudah didapatkan, kata Villafuerte: "Karena hal itu bukanlah nasihat terbaik yang bisa Anda dapatkan." Informasi bisnis yang berkualitas lebih sulit didapatkan. Ia teringat pada teman-temannya yang ingin berbisnis laundry dan meminta nasihatnya.

"Aku mengatakan kepadanya mengenai seminar operasi toko laundry di Nagoskwela: 'Kenapa kamu tidak hadir disana? Kamu akan mendapatkan nasihat dari orang-orang yang mengetahui bisnis itu.'" Temannya itu tidak menanggapi ide tersebut.

"Untungnya bisnisnya tidak hancur, namun memerlukan tiga tahun sebelum bisnis itu stabil." Dibandingkan dengan temannya yang lain yang menghadiri seminar laundry itu. "Ia menghadiri seminar toko laundry itu -- tokonya baru dibuka baru tiga bulan, namun sudah stabil," kenang Villafuerte. "Dari situ Anda dapat melihat perbedaannya: meminta nasihat mengenai uang, bisnis, atau investasi, dari orang yang cuma Anda kenal, dibandingkan mendapatkannya dari orang yang memang ahli di bidang itu."

77 Hal

Berikut ada 77 hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjadi orang yang istimewa:
  • Bermimpilah
  • Bangunlah lebih awal dari waktu biasanya
  • Milikilah tujuan hidup setiap harinya
  • Bersemangat
  • Jadilah optimis
  • Bukalah pintu pada orang asing.
  • Tersenyumlah ketika bertemu orang lain.
  • Berikan salam pada orang lain.
  • Katakanlah tolong ketika meminta bantuan sesuatu dari orang lain.
  • Mintalah maaf setelah melakukan kesalahan.
  • Ucapkan terima kasih.
  • Stop merengek.
  • Kurangi rasa takut berlebihan.
  • Pimpinlah seseorang.
  • Ajaklah orang lain untuk pergi bersama.
  • Buatlah orang lain terinspirasi secara tidak sadar.
  • Anggaplah waktu itu berharga.
  • Bayarlah hutang.
  • Katakanlah orang lain yang berhutang untuk membayarnya nanti.
  • Pilih satu saja di antara 2 pilihan.
  • Bayar lebih untuk kualitas.
  • Bantulah orang lain yang membutuhkan.
  • Biarkan kesalahan masa lalu berlalu.
  • Belajar dari kesalahan.
  • Pikirkan hal-hal yang tidak masuk akal.
  • Catat ide-ide liar yang muncul tiba-tiba di pikiran.
  • Imajinasikan setiap kemungkinan yang dapat terjadi.
  • Belajarlah dari orang yang lebih ahli.
  • Pelajari hal yang orang lain tidak pelajari.
  • Jadilah ahli di suatu bidang.
  • Bagikanlah apa yang sudah dipelajari sebelumnya.
  • Berikan contoh yang baik.
  • Berhentilah memikirkan sesuatu berlebihan.
  • Cari tahu apa yang bisa dilakukan lebih baik hari ini.
  • Buat daftar hal-hal yang harus dikerjakan.
  • Lakukan sesuatu karena ada alasan.
  • Jangan melakukan sesuatu setengah-setengah.
  • Lakukan saja apa yang harus dilakukan hari ini.
  • Abaikan hal lain ketika mengerjakan sesuatu.
  • Pastikan pekerjaan hari ini selesai.
  • Tertawalah.
  • Cobalah hal baru.
  • Tahan pintu lift.
  • Berhenti melindungi diri berlebihan.
  • Berikan hadiah pada orang lain.
  • Berikan apresiasi terhadap ide-ide yang bagus.
  • Buatlah sesuatu yang orang lain lewatkan.
  • Luangkan waktu untuk aktivitas sosial.
  • Jadilah tidak terlihat oleh orang lain.
  • Dengarkan hal-hal yang terjadi.
  • Perhatikan pembicaraan
  • Perhatikanlah sesuatu hal secara rinci.
  • Berpikirlah bahwa yang terbaik ada pada orang lain.
  • Berjabat tangan dengan melihat mata orang lain.
  • Dengarkan kritik dan saran dari orang lain.
  • Berikan pendapat meskipun susah.
  • Katakanlah apa yang ada di pikiran.
  • Katakanlah apa adanya.
  • Berikan pertanyaan lebih banyak.
  • Jangan marah.
  • Hargai setiap perbedaan yang ada.
  • Selalu cari jawaban atas setiap pertanyaan yang terlontarkan.
  • Cintailah seseorang.
  • Bela teman
  • Milikilah mental yang kuat.
  • Jadilah terbiasa melakukan sesuatu di tempat yang tidak nyaman.
  • Menangislah ketika sudah merasa sangat sakit.
  • Mintalah bantuan jika tidak dapat mengerjakan sendirian.
  • Buatlah suatu panggilan karena memikirkan mereka.
  • Cobalah beberapa latihan.
  • Istirahat sejenak.
  • Baca biografi baru.
  • Miliki tanggung jawab terhadap setiap hal yang dilakukan.
  • Hindari keramaian.
  • Ganti kata “Tidak” menjadi “Tidak, Terima Kasih”.
  • Ingatlah waktu-waktu yang menyenangkan.
  • Putuskan bahwa peduli itu lebih penting daripada kemenangan.
Hidup adalah pilihan. Pilihlah untuk hidup luar biasa.