Rabu, 16 November 2011

Beberapa alternatif tips menjadi MC

Tips singkat

1. Murah senyum, tapi bukan senyum murahan
2. PeDhe, percaya diri dan bukan pendidikan djasmani
3. Konsentrasi, selalu siap untuk berimprovisasi.
4. Menguasai urutan acara, bekerja sama dengan manager panggung [stage manager]
5. Rajin membaca, untuk meningkatkan kemampuan improvisasi
6. di panngung always 5w 1H

atau lebih detailnya sbb:

Seorang Pembawa Acara akan menjadi pusat perhatian seperti layaknya artis yang tampil di panggung. Untuk itu tampil menarik & enak dilihat adalah suatu keharusan.

Persiapan yang bisa dilakukan saat menjadi Pembawa Acara adalah :

  1. Rileks…Pastikan kondisi tubuh & suara fit, segar dan normal

Atasi rasa gugup dengan menarik nafas panjang dan dalam, menggerakkan badan sedikit untuk sekedar melemaskan otot yang kaku, berdiri tegap lalu tersenyumlah

  1. Know The Room (Kenalilah ruangan tempat anda akan menjadi Pembawa Acara)
  2. Know The Audience (Kenali karakteristik tamu dan pandang mereka sebagai sahabat)
  3. Know The Material (Kuasai bahan/ acara yang akan dibawakan)
  4. Baca literature yang diperlukan untuk menunjang pengetahuan anda, karena semakin banyak yang anda ketahui tentang acara yang anda bawakan, pasti semakin Percaya Diri
  5. Susun pointer untuk membantu mengingat apa yang akan diucapkan
  6. Jangan terlalu sering mengucapkan kata (meminta) maaf pada audience
  7. Jangan tinggalkan daftar acara atau rundown acara (meskipun sudah ada stage manager)
  8. Pakaialah pakaian yang serasi/cocok dengan acara, jangan sampai saltum atau salah kostum. (Buatlah sedikit saja berbeda dengan tambahan assesories atau pernak-pernik jika harus memakai seragam yang sama dengan tamu atau panitia. Ingat Pembawa Acara adalah pusat perhatian)
  9. Pakailah Make Up (meskipun anda laki-laki pakailah sedikit riasan wajah agar wajah tidak mengkilap atau berwarna gelap)
  10. Lakukan gerakan tangan seperlunya saat sudah berada di atas pentas. Jangan sampai berlebihan apalagi untuk menutupi kegugupan. Karena gerakan tubuh yang berlebihan hanya akan mengacaukan penampilan anda
  11. Jaga mulut & tenggorokan selalu basah, untuk itu siapkan air putih yang siap diminum jika dibutuhkan
  12. Jangan makan & minum yang akan mengganggu organ tubuh anda, minimal satu jam sebelum tampil misalnya soda, makanan berlemak (yang bisa membuat mual), makanan pedas atau asam
  13. Tampillah Percaya Diri dan Be Yourself

Teknik Vocal :

  1. Intonasi (intonation) : Pakailan intonasi atau nada suara, irama bicara atau alunan nada dalam melafalkan kalimat
  2. Aksentuasi (accentuation) atau logat. Lakukan stressing pada kalimat tertentu yang dianggap penting, Hindari logat kedaerahan yang medhok apabila menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing.
  3. Kecepatan (speed) bicara. Jangan bicara terlalu cepat atau terlalu lambat
  4. Artikulasi (articulation) Yaitu kejelasan pengucapan kalimat, pelafalan kata
  5. Infleksi. Lagu kalimat, perubahan nada suara, hindari pengucapan yang sama bagian setiap kata (redundancy). Inflesi naik menunjukkan adanya lanjutan kalimat atau menurun untuk menunjukkan akhir kalimat

Teknik Performa & Gesture

  1. Lakukan Eye Contact : Pandangi audience ke seluruh ruangan, padang tepat ke mata mereka, (bila memungkinkan dekati bila ada yang tidak interest dengan anda)
  2. Lakukan gerakan tangan/isyarat/sikap yang alami, spontan (tidak dibuat-buat), tidak sepotong-sepotong, tidak ragu, serasi dengan kalimat yang diucapkan, gunakan penekanan pada point penting, tapi jangan berlebihan. But The Most important Gesture : TO SMILE
  3. Gerakan Tubuh ini meliputi ekspresi wajah, gerakan tangan, kaki, lengan, bahu, mulut atau bibir, gerakan hidung, kepala, badan
  4. Jangan melakukan gerakan yang monoton misalnya meremas-remas jari, menepuk tangan, dll
  5. Jangan lakukan gerakan yang tidak bermakna aatau tidak mendukung pembicaraan, misalnya memegang kerah baju, mengelus atau menyibak rambut, memainkan microphone, garuk-garuk kepala, dll
  6. Makin besar jumlah audience, makin besar & lambat gerakan tubuh yang bisa kita lakukan, tapi kalau audience jumlahnya kecil lakukan gerakan tubuh ala kadarnya saja.
  7. Ucapkan setiap kalimat dengan senyum sehingga suara yang dihasilkan adalah Smilling Voice
  8. Jangan sekali-kali anda membuat joke tapi anda sendiri tertawa terpingkal-pingkal
  9. Jika melempar Joke lakukan sedikit pause untuk memberi kesempatan audience tertawa.
  10. Jika dalam opening anda mengucapkan salam, beri jeda beberapa detik untuk memberi kesempatan audience menjawab

Saran :

  1. Sebaiknya seorang Pembawa Acara / MC memiliki kemampuan menyusun acara yang sesuai dengan aturan protokoler, sehingga MC bisa memberi masukan pada penyelenggara acara, dan tidak sekedar menuruti keinginan penyelenggara yang belum tentu tepat.
  2. Pembawa Acara / MC harus bisa berfikir dan bertindak cepat serta punya planning-planning cadangan, jika terjadi trouble yang tidak dikehendaki saat acara berlangsung. Sehingga acara tidak tampak kacau atau audience merasa bosan.

atau anda bisa gunakan tips berikut ini:

Sukses tidaknya suatu atau acara sangat ditentukan oleh para pendukung acara tersebut, salah satunya yang sangat berperan penting adalah MC ( Master of Ceremony). Menjadi seorang MC yang baik tentunya membutuhkan pengetahuan dan kemampuan khusus.

berikut beberapa tips yang perlu diketahui untuk menjadi MC yang baik

1. Suara dan cara berbicara
- Teknik memproduksi suara dengan memperhatikan :
1. Speed, standar kecepatan suara harus menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi.
2. Volume, dalam memandu sebuah acara, suara yang dihasilkan harus bulat.
3. Tone, tinggi rendah suara, agar audience tidak merasa bosan selama acara berlangsung.
4. Timbre, suara yang ekspresif akan sangat mudah mempengaruhi pendengar.
5. Power, kekuatan suara yang dihasilkan harus tepat sesuai dengan pemakaian kata.
6. Nafas, berbicara dengan nafas perut, karena suara yang dihasilkan lebih dalam, power lebih kuat dan lebih terasa nikmat untuk didengar.

- Teknik berbicara
Yang harus diperhatikan untuk menghasilkan cara berbicara yang lebih professional dalam membawakan acara antara lain :
1. Intonasi : Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung iramaatau berirama.
2. Artikulasi : Setiap kata yang diucapkan haruslah jelas benar, sehingga mudah dimengerti atau dipahami.
3. Phrasing : Dalam berbicara sebaiknya memberikan jeda agar dapat dimengerti.
4. Stressing : Memberikan energi dalam suara, agar tidak menimbulkan kesan loyo.
5. Infleksi : Lagu kalimat, perubahan nada suara, hindari pengucapan yang sama bagian setiap kata (redundancy). Inflesi naik menunjukkan adanya lanjutan kalimat atau menurun untuk menunjukkan akhir kalimat. Semakin sering training MC akan membuat loe menjadi terbiasa.

2. Menciptakan suasana dengan suara
a. Acara resmi
Speed : Natural – lambat
Tone : Rendah
Volume : Kuat
Power : Kuat
Timbre : Khidmat, serius

b. Acara hiburan
Speed : Kadang agak cepat
Tone : Fluktuatif
Volume : Kuat
Power : Kadang-kadang kuat
Timbre : Khidmat, serius

3. Penampilan
Harus disesuaikan dengan penyelenggaraan dan karakteristik acaranya.

4. Bahasa Tubuh
Ini harus diperhatikan mengingat seorang MC menjadi pusat perhatian dalam suatu acara,
- Duduk : Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
- Berdiri : Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
- Berjalan : Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap.

5. Meningkatkan rasa percaya diri, dapat dilakukan dengan :
a. Evaluasi diri
- Memperluas wawasan agar tidak canggung dan merasa khawatir bertemu dan berbicara dengan siapa pun.
- Memperbaiki penampilan

b. Mengatasi grogi
- Persiapan yang baik
- Datang sebelum waktunya
- Adaptasi dengan kondisi dan situasi
- Relaksasi

6. Tampil memikat
- Eye contact
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience. Pada saat menyebut tamu VIP, pandanglah pejabat tersebut.
- Opening touch
Pada saat audience belum siap untuk memulai acara, MC dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mencairkan suasana dengan opening touch yang berbentuk lelucon, pertanyaan, atau pernyataan yang controversial.
- Emotional content
Untuk menciptakan suasana kebersamaan dan dialogis dengan mengusahakan agar pembicaraan memiliki emosi yaitu melalui penegasan kata, pengulangan kata, menunda kata, dan memperpanjang kata,

7. Penguasaan suasana/acara, dapat diperoleh dengan hal-hal berikut :

a. Melangkah dengan tenang dan yakin
b. Cari tempat berdiri yang tepat, dapat dilihat semua orang (sebanyak mungkin).
c. Berdiri tegak, jangan membungkuk, bersandar dinding/meja, miring.
d. Mulai acara dengan telebih dahulu memberi salam dengan tulus dan sungguh-sungguh.
e. Berbicara dengan suara yang cukup jelas, tidak terlalu cepat/lambat, jangan monolog tetapi dialog, gunakan intonasi suara yang sesuai.
f. Ekspresi wajah harus baik. Resep : Lupakan diri (tidak self centered).

8. Etiket yang harus diperhatikan, menjadi seorang MC yang baik :
1. MC tidak harus membacakan susunan acara pada pembukaan acara, kecuali untuk acara resmi.
2. Seusai pejabat memberikan sambutan pada acara resmi, MC tidak memberikan ucapan terima kasih, komentar atau tanggapan tentang sambutan tersebut.
3. Bila mempersilakan pejabat untuk menberikan sambutan, sebaiknya MC bergerak meninggalkan mike pada saat yang sama dengan saat pejabat meninggalkan mike.
4. Jangan memulai acara berikutnya sebelum pejabat yang baru saja selesai memberikan sambutan tiba di tempat duduknya.
5. Apabila acara tersebut banyak melibatkan wartawan, fotografer dan kameramen, sehingga kegiatan mereka mengganggu jalannya acara, secara formal beri kesempatan kepada mereka untuk mengambil gambar dan segera akhiri dengan cara yang sama.
6. Untuk catatan-catatan anda, gunakan kertas yang terpotong rapi dengan catatan yang teratur dan jangan mengangkat kertas terlalu tinggi.
7. Jangan memukul, meniup atau selalu menggerak-gerakkan mike, sebelum dan pada saat berbicara.

atau yg berikut ini:

Tahukah Anda setiap harinya paling tidak kita berbicara 18.000 kata per hari?

Namun, mengapa salah satu ketakutan bagi Manusia adalah Fear of Public Speaking, takut berbicara di depan orang banyak, atau biasa disebut Glossophobia.

Tips Menjadi MC Andal:
1. Minum air putih sebelum tampil menjadi MC ternyata ampuh merelaksasikan mulut, kerongkongan dan usus, sehingga membuat kita tidak stres.

2. Tiga V's dlm Komunikasi: Verbal(Kata2), Voice (Suara) dan Visual (body language).

3. Tiga hal untuk menjadi 'Inspiring Speaker': Informative-Persuasive-Entertaining.

4. Apakah 'Word-Filler' Anda saat brbicara di depan umum? Mmmm? Apa Ya? Anu? Jadi? Maksudnya? Baiklah! Mulai saat ini hilangkanlah kata-kata yang tidak memiliki makna tersebut!

5. Hindari kalimat Pleonastis seperti "Saya Sarapan Pagi jam 7", seharusnya tidak perlu ada kata 'Pagi'. "Saya hanya bermimpi saja", seharusnya tanpa kata 'saja'.

6. Hindari kata-kata salah kaprah,seharusnya 'andal' bukan 'handal', seharusnya 'anutan' bukan 'panutan',seharusnya 'silakan' bukan 'silahkan'.

7. Kalimat yang memiliki pesan kuat biasanya terdiri dari 8-12 kata. Lebih dari itu, audiens tidak terlalu fokus.

8. Great Speaker memiliki kualifikasi :Power suara Oke - Artikulasi baik - Intonasi Pas-Tempo sesuai - Pitching Nada Tinggi & Rendah yang bagus - Pausing (jeda) yang pas serta Diksi yang ciamik.

atau yg berikut ini:

Memberikan beberapa tips yang menarik & bermutu buat kamu2 yang baru mau jadi mc atau pembawa acara blm terlampau menguasai profesi ini. beginilah kira2 tips itu :

1. kenali peranmu peran seorang mc adalah untuk mempertahankan sebuah acara supaya berjalan lancar, mempertahankan energi para peserta/penonton supaya semangat, membantu para peserta supaya merasa disambut dgn baik & membuat para pembicara/pengisi acara merasa dihargai, & masi banyak lagi. jadi gak cuma hanya memberikaninformasi & gak cuma seseperti timekeeper aja.
2. kenali kelompok-kelompok peserta artinya adalah menyambut para penonton/peserta yang tidak berasal dari wilayah tempat acara berlangsung. mc harus memastikan bahwa semua penonton adalah sama, tidak memberikan perlakuan khusus pada mereka yang merupakan “tuan rumah”.
3. ringkaslah apa yang dikatakan dari pembicara poin ini penting bgt buat diperhatikan. jadi setiap seorang pembicara berakhir bicara, mc harus bissa mengambil intisari dari apa yang dibicarakan dari pembicara tersebut, atau setidaknya untukan penting dari isinya, untuk disampaikan kepada penonton/mc service.
4. pertahankan waktu yang ditentukan dalam sebuah acara, tidak dipungkiri bakal ada alokasi waktu yang kurang sesuai dengan rundown acara, entah itu molor atau kecepatan. untuk itulah mc (training mc) harus bissa mengatur supaya waktu tetap berjalan sesuai dengan rundown.
5. buat penonton bersemangat kadangkala pada suatu acara pasti ada penonton yang merasa bosen atau ngantuk kgelanggang isinya kurang menarik atau apa/mc service.
6. jangan bicara terlampau cepat, ucapkan setiap kata dengan intonasi yang jelas (training mc)
7. usahakan untuk rileks, kalo gugup tarik nafas yang panjang & dalam kemudian bergeraklah untuk melemaskan otot.
8. buat catatan mungil untuk membantu mengingat apa yang akan dikatakan, entah itu joke, cerita atau memberikan informasi

selamat mencoba.....


Tidak ada komentar: